Banyak kejadian-kejadian menarik selama proses perkuliahan. Tapi ada hal menarik yang membuat gua tertarik. Yaitu............. gaya gravitasi zzzzz. -_- Lebih tepatnya. 'Danusan'
Danusan diambil dari kata Dana Usaha. Maksudnya itu kita jualan ke anak anak kampus yang biasanya uang hasil danusan itu di salurkan untuk acara - acara UKM, kepanitiaan, Makrab, Paguyuban, dan mungkin buat diri sendiri. Barang yang dijual pun beragam, ada nasi kuning, gorengan, risol, molen, lemper, donat, martabak mini, pokoknya macem macem deh.
Bayangin aja, setiap kuliah bakal ada orang yang bawa kotak kue, trus abis dosennya selesai ngajar, orang ini bakal jalan di depan kelas sambil menjajakan dagangannya. Yang jadi masalah, yang gini ga cuma satu orang. Bisa 1-6 orang yang jualan. So pasti, kelas langsung berubah layaknya pasar. Kadang terlintas di pikiran gua "Apakah ini ITB?" Hehe
Tiba tiba ada yang jawab dari samping telinga gua. "Iya lah" *loh
Ga dipungkiri bahwa memang Institut Teknologi Bandung ini memang sedang mengarah pada Enterpreunership. Tapi memangnya harus berdanusan seperti itu? Atau karena kita masih TPB jadi kita ga ngerti Enterpreuner dalam bidang teknologi itu kaya gimana? Atau gimana?
Gua yang otaknya masih di bawah rata rata nax ITB sih kebingungan dengan hal ini. Tapi ada beberapa kesimpulan yang menurut gua ini ga salah.
1. Semangat untuk menjadi enterpreuner di kalangan anak ITB itu tinggi
2. Kebutuhan akan enterpreuner skill pun tinggi
3. Kita membutuhkan sistem perdagangan yang baik dan tepat
4. Kita juga perlu memperluas sasarn pasar (Tau sendiri ITB orangnya itu lagi-itu lagi)
Dengan demikian, gua bermimpi suatu saat nanti anak-anak ITB bakal punya banyak perusahaan. Ga cuman di bidang teknologi, tapi meluas ke berbagai bidang, mulai dari makanan, , bangunan, dll. Tentunya kita bakal kerjasama sama anak-anak Univ lain, UI, IPB, UGM, PNJ, Polban, UNPAD, UNS, UNSOED, UNBRAW, UNHAS, ITS, ITERA, Gunadharma, BSI, kalo bisa semuanya. Perusahaannya bakal nyebar di berbagai negara di dunia, dan nanti keuntungannya kita arahkan untuk membangun Indonesia. Membangun Indonesia menjadi bangsa yang besar, bangsa yang cerdas, bangsa yang sejahtera, dan tak menutup kemungkinan menjadi bangsa yang madani.
fashion
Ini hanyalah sebuah mimpi, dari Manusia Bodoh yang masih perlu belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar